Warga Minta Pertanggung Jawaban Mantan Kades, Ini Tanggapan Kejari Dan Inspektorat Lingga

Lingga — Lintastoday.com. Diduga telah melalaikan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pekerjaan disertai dugaan melakukan tindak pidana korupsi anggaran dana desa (ADD) maupun dana desa (DD). Sejak berakhir masa jabatan sebagai kepala desa tinjul pada 28 Desember 2019 lalu hingga kini tidak mau melaksanakan kegiatan serah terima pertanggung jawaban dan melarikan diri.

Menanggapi permasalahan terkait beberapa pekerjaan yang tidak diselesaikan mantan kades tinjul Rostam Efendi, pada masa jabatannya. Saat dikonfirmasi wartawan melalui via WhatsAppnya pada Senin 24/08/2020, Kajari lingga Imang Job Marsudi SH.,MH mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak APIP.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Aparat Pengawasan Internal Pemeritah (APIP) sementara lagi menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat. Info yang kami terima hasil pemeriksaan sudah hampir jadi dan kita tunggu lengkapnya”, kata Imang Job Kajari Lingga.

Sementara dihari yang sama, Aji salah seorang pihak Inspektorat kabupaten lingga yang berwenang dalam hal pengawasan terhadap kinerja kades termasuk desa tinjul kecamatan singkep barat, dikonfirmasi melalui via telpon mengatakan sudah melakukan pemanggilan terhadap mantan kades Rustam Efendi.

“Kita sudah melakukan pemanggilan sebanyak tiga kali, terakhir di konfirmasi draff pemeriksaan namun belum ada tanggapan dari beliau (Rustam-red). Dan apa bila laporan yang disampaikan belum juga ada tanggapan, maka Aparat Penegak Hukum (APH) bisa melakukan proses hukum berdasarkan laporan dari Inspektorat”, jawab Aji tegas.

Adapun berdasarkan informasi warga dan hasil investigasi beberapa aitem pekerjaan tidak diselesaikan mantan kades Rustam Efendi hingga berakhir masa jabatannya yakni, Pembangunan kios desa penggunaan anggaran dana desa tahun 2018-2019.

Pemasangan Kramik, Plapon, masjid Al-Khair anggaran tahun 2018-2019, Gedung TPQ anggaran tahun 2019, Pengerasan jalan pemukiman tahun anggaran 2019, Pengadaan kapal pompong alat transportasi kelong desa anggran tahun 2019, termasuk juga pekerjaan Drainase yang diduga kuat pekerjaannya asal jadi.

Hingga berita ini diunggah, mantan kades desa tinjul Rustam Efendi belum bisa dikonfirmasi terkait hak jawab dan tanggapannya.

Taufik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *