Terkait Pemberitaan Hoax Kades Mamud Beserta Mantan Wartawan Kwarta5.com Meminta Maaf Kepada Beberapa Rekan Media

Lingga —   Lintastoday.com. Terkaitnya pemberitaan Hoax yang di sampaikan Kades Mamud di media Online Kwarta5.Com pada tgl.02/07/2020,  meminta maaf kepada Beberapa Rekan Media Perwakilan Biro kabupaten Lingga. Oknum Wartawan yang sebelumnya Telah memberitakan Kades Mamud Pangkas Bantuan Lansung Tunai ( BLT ).

“Atas ucapan pemberitaan Hoax tersebut kades Mamud mengaku atas kesalahannya dalam menyampaikan berita untuk mengklarifikasi Atas tudingan pemberitaan pemotongan Bantuan Lansung Tunai ( BLT ) tersebut melalui Media Kwarta5.Com yang di rilis Iwan/ yang kenal Dakek sebagai jurnalis Kwarta5.Com perwakilan kabupaten lingga.

“Iwan/Dakek juga mengaku atas kekilapan nya dalam merilis Berita tersebut yang tidak berkonfermasi kepada Awak media yang menaikkan pemberitaan Kades Mamud tersebut,dengan tujuan pemberitaan Bantah/ Mengklarifikasi berita tersebut,sehingga terjadinya kesalahpahaman tersebut antara sesama media.

“Atas permintaan Maaf Kades Mamud berserta Iwan/Dakek Mantan Wartawan Kwarta.5.Com,di Ruang Kanit Tipikor Ipda.Wisuda.SH, Kapolres Lingga pada hari Selasa Tgl.04/08/2020,akan Mengklarifikasi kembali berita tersebut atas pemberitaan yang menuding Media Hoax.

“Salah satu Narasumber wartawan selaku pendiri Aliansi Jurnalistik Online Indonesia, Zulkarnai / Joi,juga menyampaikan berita Terkaitnya pemotongan dana Bantuan Lansung Tunai ( BLT )yang di naikan oleh beberapa rekan Media Online yang bergabung di Aliansi Jurnalis Online Indonesia ( AJOI ) sesuai dengan Narasumber masyarakat setempat,zulkarnain/ Joi juga menambahkan terkait salah satu Narasumber dari Desa tersebut itu sudah hak kewajiban Sebagai jurnalis/wartawan  untuk melindungi atau merilis Nama Nama narasumber tersebut sesuai dengan UU PERS tersebut.

“Penjelasan Umum Undang Undang Republik Indonesia Nomor 40 Thun 1999 tentang Pers Menyebutkan, Ayat ,4 ” Tujuan utama Hak Tolak adalah agar wartawan dapat melindungi sumber sumber informasi dengan cara menolak menyebutkan Identitas sumber Informasi,hal tersebut dapat di gunakan jika Wartawan dimintai keterangan oleh pejabat penyelidik dan atau diminta menjadi saksi di Pengadilan.Hak tolak dapat di batalkan demi kepentingan dan keselamatan negara atau ketertiban Umum yang di nyatakan oleh pengadilan.

“Terkait salah satu mantan Wartawan Kwarta.5.Com. Iwan/Dakek yang sebelum nya aktif di media tersebut Selaku penulis/merilis pemberitaan Hoax tersebut yang telah memiliki Ijazah/Gelar UKW tersebut,tidak memberikan suatu contoh yang baik terhadap pemberitaan tersebut.”zulkarnain/Joi tersebut juga menyampaikan selaku yang meliki UKW tersebut hendaklah memberikan contoh yang bagus kepada kawan kawan media/jurnalis yang belum memiliki UKW.Tutup Zulkarnain/Joi.

“Ipda.Wisuda SH. Selaku Kanit Tepikor Kapolres Kabupaten Lingga menyampaikan mengenai kasus tersebut akan tetap melanjutkan penyelidikan kasus tersebut.

Taufik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *