Sesepuh, Tokoh Ulama, Warga Rantau Tijang Bergotong Royong Dalam Pembangunan Renovasi Masjid Al-Hidayah

Rantau Tijang, Lintastoday.com–Masjid Al-Hidayah yang berada di dusun Rt.06 Rw.06 Tengos Pekon Rantau Tijang Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu sudah mulai menua dan butuh perhatian dari warga sekitar. Dengan inisiatif dan ke sukarelawanan dari warga dusun Rw.06 tersebut, masjid Al-Hidayah mendapatkan perhatian dan kesempatan untuk dilakukan renovasi, Sabtu (15/08/2020).


Warga dusun Rt.06 Rw.06 Tengos bergotong-royong melakukan renovasi masjid tersebut. Hingga saat ini, kegiatan renovasi pun menarik perhatian tokoh-tokoh ulama “saya kagum dengan rasa gotong royong dan kerjasama antar warga dan perangkat pekon Rantau Tijang, mereka dengan sukarela bergotong royong untuk merenovasi masjid Al-Hidayah”.


Menurut Mukholis bendahara Masjid Al-Hidayah dan Bendahara Pekon Rantau Tijang Mahmudin mengatakan, dimana pembangunan renovasi masjid Al-Hidayah ini dilakukan secara gotong royong oleh warga pekon Rantau Tijang sendiri, dengan bantuan dana warga yang memberikan sedikit sodakohnya serta partisipasinya untuk turut serta merenovasi masjid ini sangat besar, renovasi Masjid ini dilakukan untuk memperbaharui keadaan masjid yang sudah tua dan rapuh dan pembangunan renovasi masjid dibantu yang pada ahlinya saudara Muhadi dan Abay.


Tak Luput juga dari dusun Lebak Damar, Nde Isman dan ustad Galwan dengan rombongan dan Ketua RT Saptoni dan hadir juga Kadus Sukamaju Hudori dan mantan kadus Tengos Supiani yang ikut peran serta gotong royong merenovasi Masjid Al-Hidayah.


Tak menyangka dibalik itu sang tokoh Komarudin mantan carik pekon Rantau Tijang di era lalu masih sangat gigih ketika melihat di daerahnya sedang gotong royong merenovasi masjid, bahkan beliau penggiat dan menggerakan warganya memberikan semangat pada warganya.

Komarudin mengatakan “kerja bakti bersama ini dilakukan untuk membangkitkan kearipan budaya local seperti gotong-royong dan kerjasama, agar budaya ini tetap melekat dalam kehidupan bermasyarakat, ujarnya.

Renovasi masjid ini juga melibatkan Ibu-ibu untuk melakukan kreasi batu ceplit yang akan digunakan dalam bangunan masjid, nantinya kegiatan ini dilakukan untuk menambah silaturahim antar masyarakat dan mengisi kegiatan masyarakat khususnya para ibu-ibu ini.

Tak lepas dari dana pembangunan masjid yang berasal dari para sodakoh di daerah tersebut, masyarakat melakukan sumbangsihnya untuk dapur umum yang menyiapkan makanan dan minuman para pekerja dan sumbangsih ini dilakukan seikhlasnya dari para warga.

Mahmudin selaku bendara pekon, Kami atas nama perangkat pekon Rantau Tijang Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu dan segenap masyarakat mengucapkan terima kasih kepada semua warga yang telah sumbangsih tenaga dan sodakoh untuk pembangunan renovasi masjid Al-Hidayah.

Tak luput juga terimakasih kepada sesepuh kami beliau adalah Amunirudini pertama kali menjadi kepala pekon Rantau Tijang dan juga beliau yang berjuang keras dan gigih untuk memekarjan pekon Rantau Tijang, alhamdulilah terkabul dan tidak sia-sia atas perjuangannya, beliau berpesan para penerus sebagai putra daerah jagalah pekon kita ini, khususnya pekon Rantau Tijang agar menjadi pekon mandiri dan mempunyai objek wisata, ujar Amunirudini.(Asep/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *