Oknum Peratin Sarudin Diduga Memotong Gaji Perangkatnya Selama 3 Tahun

Lintastoday.com, Souh–Dugaan pemotongan gaji terhadap perangkat Pekon Bumi Hantatai Kecamatan BNS (Bandar Negeri Souh) Kabupaten Lampung Barat, mencuat. Diduga gaji dipotong sebesar 1juta hingga 3 juta per orang.

Sebelum pemotongan gaji tersebut memang tidak ada dilakukan musyawarah, hanya saja tidak di jelaskan untuk apa kegunaan dana dari hasil pemotongan tersebut.

Saat ditanya bagaimana caranya pemotongan bisa dilakukan, sementara pembayaran gaji perangkat desa desa melalui Tunai atau diberikan Langsung.

Dikatakannya juga, pemotongan gaji kemarin dilakukan oleh Peratin itu sendiri, saat pemotongan tidak ada sama sekali dijelaskan kegunaanya.

“Seharusnya dijelaskan lah berapa jumlah uang yang di dapat, dan kegunaanya untuk apa, jika benar mau transparan, “sebutnya.

Padahal gaji perangkat desa 4 bulan sekali saat siltap turun, tapi hanya yang diberikan kepadanya, ada yang nerima 3 juta dan 5 juta itu melalui Manual dan dimasukan amplop.

Kemudian untuk kepala urusan, kepala seksi dan pemangku sebesar Rp2.022.000 per bulan dengan tunjangan sebesar 50 persen dari tunjangan peratin per bulan,” jelasnya.

“Dilanjutkan, siltap aparatur pekon tersebut telah dianggarkan untuk tahun anggaran 2020 dengan total Rp47 miliar lebih. Di Lambar, terdapat 1.927 aparatur pekon. Rinciannya, pemangku 879 orang, Kasi 393 orang, Kaur 393 orang, juru tulis dan peratin masing-masing 131 orang.

Oknum peratin Sarudin yang diduga pemotongan gaji perangkat desa sudah 3 tahun ini dari 2018, 2019 hingga 2020.

Menurut keterangan perangkat desa pekon Hantatai yang tidak mau disebutkan namanya, “Mas kalau saya protes sama peratin, saya pasti dipecat karna yang sudah-sudan ketika menanyakan gaji dipotong dan yang diberikan dari peratin, sesuka dia yang mau di kasihnya berapa”, ujarnya.

Sayangnya peratin Sarudin pekon Hantatai belum dapat dikonfirmasi terkait dugaan pemotongan gaji perangkat desanya.Pemotongan yang dilakukan oleh oknum peratin sangat pantastis.

Terpisah, Nardi Bendahara pekon Hantatai saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp mengatakan kepada Jurnalis media Lintastoday.com, “Saya akan sampaikan kepada pak peratinnya” hingga berita ini belum ada itikad baik dari peratin maupun bendaharanya, tegasnya.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *