Oknum Kepala Sekolah SMKN 01 Rawajitu Timur Diduga Korupsi Anggaran Dana BOS

Tulang Bawang, Lintastoday.com-BOS Reguler adalah program Pemerintah Pusat untuk penyediaan pendanaan biaya operasional personalia dan non personalia bagi sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus non fisik.
Anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), bertujuan untuk membantu biaya Operasional sekolah, meningkatkan aksesibilitas dan mutu pembelajaran bagi peserta didik.
Setiap sekolah penerima anggaran Dana BOS wajib mengikuti petunjuk teknis BOS, untuk tahun 2018 ada PERMENDIKBUD nomor 1 tahun 2018, juknis BOS SD, SMP, SMA dan SMK.
Di tahun 2020 juknis BOS  mengalami perubahan, dan di ganti menjadi  Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 8 tahun 2020. Tentang petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler.
Begitu juga dengan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 01 ( SMKN 01) Rawajitu Timur, Kabupaten  Tulang Bawang, Provinsi Lampung yang ikut mendapat kucuran anggaran Dana  BOS dari Pemerintah Pusat.
Banyaknya keluhan dan kurang pahamnya wali murid tentang apa itu anggaran dana BOS, sehingga membuat banyak oknum kepala sekolah bertindak semaunya dan mulai meng “UTAK -ATIK” anggaran dana BOS, dengan segala akal dan alasan  penggunaan anggaran dana BOS yang seharusnya sesuai  juknis ( petunjuk Teknis)  penggunaanya, di gelembung kan di dalam  item per item nya seperti yang sudah  tercantum di dalam Juknis BOS.
Mengetahui hal ini, Tim awak media yang terdiri dari beberapa Media online dan Tv streaming berkunjung ke lokasi sekolah SMK Negeri 01 Rawajitu Timur Kabupaten Tulang Bawang.
Selasa (08/09/2020).
kepala Sekolah SMKN 01 Rawajitu Timur atas nama Maklum Darwanto ketika di hubungi via telpon oleh tim awak media mengatakan belum bisa menemuin awak media untuk klarifikasi tentang anggaran dana BOS,
“mohon maaf bang,  saya belum bisa nemuiin rekan-rekan awak media berhubung saya lagi ada urusan, nanti lain kali aja ya” jawab Maklum Darwanto seperti tidak bisa memberi kepastian.
setelah itu nomor hp dan wa nya juga di matikan hingga berita ini terbitkan.
Atas tidak kooperatif dan sombongnya kepala sekolah Maklum Darwanto, tim awak media menduga di dalam pengelolaan anggaran dana BOS yang di kelola oleh kepala sekolah Maklum Darwanto di duga ada unsur korupsi nya.
Anggaran Dana BOS tahun 2018 :
Triwulan 1.
Rp 132.160.000.
jumlah siswa 472 siswa.
Triwulan 2.
Rp 264.880.000.
jumlah siswa 473 siswa.
Triwulan 3.
Rp 137.480.000.
jumlah siswa 491 siswa.
Triwulan 4.
Rp  136.640.000.
jumlah siswa 488 siswa.
Anggaran Dana BOS ini dipergunakan  untuk
– buku teks K-13 untuk siswa dan Guru.
– pengembangan perpustakaan lainnya – pengembangan Non buku Text.
– Pemeliharaan dan Perawatan sarana dan Prasarana Sekolah.
– Pengembangan  Profesi Guru dan tenaga Pendidik,serta pengembangan manajemen sekolah.
– kegiatan Evaluasi Pembelajaran.
– pengelolaan sekolah.
– kegiatan pembelajaran dan Ekstrakurikuler.
– Langganan Daya dan Jasa.
-Penerimaan  siswa Baru.
– pembelian alat multi media pembelajaran.
Awak media sudah  menghubungi via Handphone (HP) puluhan kali untuk berkomunikasi dan mengajak bertemu untuk komfirmasi dengan  selaku kepala sekolah SMKN 01 Rawa Jitu  Timur, tetapi tidak di tanggapi. Bersambung.
(Ketua Tim Andika)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *