Keluarga Pasien Lapor- Kan Puskesmas ke- PLT Bupati Penolakan Pasien

Muara Enim, SumSel, Lintastoday.com, — merasa tidak adanya pelayanan dari oknum pegawai Puskesmas, saat membawa keluarganya dalam keadaan terluka untuk meminta pertolongan medis di Puskesmas, Kota muaraenim, yang terletak di Jalan AK Gani Kelurahan Tungkal, Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim. Sumatera Selatan. Keluarga korban mengirimkan surat Laporan ke, PLT Bupati, Sekda dan DPRD Kabupaten Muaraenim, Selasa (31/03/20).

Peristiwa terjadinya Dugaan penolakan pasien oleh oknum pegawai Puskesmas terjadi pada Senen (30/03/2020).

Yan selaku keluarga korban mengatakan,
Dia sangat kecewa atas pelayanan puskesmas yang tidak memperhatikan tugas dan fungsi pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan, Apa lagi dalam keadaan Darurat, kata Yan.

” Saya sudah memasukan laporan saya pada hari Selasa 31 Maret 2020 dan seandainya surat laporan saya tidak di tanggapi oleh instansi terkait maka akan saya lanjutkan surat laporan saya ke pihak yang berwenang” tegas Yan

Menyikapi hal tersebut ketua DPC Asosiasi wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Kab. Muara Enim Rudiansyah angkat bicara, Saya sangat menyesalkan atas peristiwa Penolakan Pasien diduga dilakukan oleh oknum Pegawai Puskesmas Kota Muara Enim, sedangkan tugas utama mereka adalah merawat serta memberikan pertolongan terhadap pasien yang sangat membutuhkan perawatan medis, tapi malah di sia – siakan. Kata Rudi.

” Karyawan Puskesmas tersebut diduga telah melanggar Undang-Undang No 36 tahun 2014 tentang kesehatan, pimpinan rumah sakit atau tenaga kesehatan, yang menolak pasien dalam keadaan darurat, bisa dipidana dan dikenakan denda sebagaimana diatur dalam pasal 190 UU kesehatan,” jelasnya.

Saya berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas atas kejadian ini, ujar Rudy.

Senada yang dikatakan Muskarel (40) warga Kecamatan setempat, “adanya dugaan pembiaran terhadap pasein, hendaknya jangan sampai terjadi lagi pada pasien berikutnya, serta kami minta diisi oleh tenaga medis yang profesional dan dedikasi yang tinggi terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan, serta dipimpin oleh Dokter yang bertanggung jawab terhadap publik sesuai dengan sumpah kedokterannya'” ujar Karel.

Menanggapi hal ini, kepala dinas kesehatan Kabupaten Muaraenim yang berhasil dikonfirmasi melalui Via WhatsApp, di nomor 08217901**** ” mengatakan ” Puskesmas mempunyai Tim mutu, dan Saya sudah instruksikan kepada tim mutu untuk melakukan audit dikedua belah pihak, dan saya tunggu laporannya,” ujar Kadinkes. (Rudi-Tim/Irawan-Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *