Kades Sinar Rejeki di Duga Melakukan Pembohongan Publik, Ini jawaban Inspektorat Lampung Selatan

Lampung Selatan, Lintastoday.com
Pemerintah Pusat tiada henti-hentinya menghimbau kepada Pemerintah Daerah, institusi Penegak Hukum, dan Masyarakat Indonesia untuk selalu mengawasi secara ketat Anggaran Dana Desa di setiap Daerah masing-masing agar bisa tepat sasaran dan bisa bermanfaat bagi Desa tertinggal, Selasa (15/09/2020).

Terkait banyaknya pemberitaan media online tentang dugaan korupsi anggaran Dana Desa yang di duga dilakukan oknum kepala Desa yang berisial “Dr” selama menjabat kepala Desa di Desa Sinar Rejeki, kecamatan Jati agung, Kabupaten Lampung Selatan,
terus bergulir dan memasuki babak baru.

Awal pemberitaan yang di lakukan oleh beberapa awak media online yang melakukan peliputan di Desa Sinar Rejeki, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

Berawal temuan awak media terkait banyaknya rabat beton di Desa Sinar Rejeki yang rusak pada hal belum lama selesai di bangun,
Awak media langsung melakukan peliputan di desa Sinar Rejeki dan perlu meminta statmen yang bisa di pertanggung jawabkan untuk perimbangan dalam pemberitaan,
Awak media langsung menemui kepala desa ( Kades) Sinar Rejeki yang berinisial “Dr” di kediamannya.

Di dalam pertemuan di kediaman rumah oknum kepala Desa berinisial Dr dengan awak media, pada Sabtu (29/08/2020). Oknum kepala Desa berinisial Dr tidak bisa menjawab apa yang di tanyakan oleh awak media terkait pengelolaan Anggaran Dana Desa tahun 2018, 2019 dan tahun 2020.

Oknum kepala Desa “Dr” hanya menjawab lupa dan sudah tidak ingat lagi, untuk membantu mengingatkan kembali anggaran Dana Desa yang sudah di kelola oknum kepala Desa “Dr”
memanggil Kasi Kesra dan kaur Perencanaan, yang duduk sebagai aparatur Desa di Desa Sinar Rejeki.

Kenyataan kehadiran kedua aparatur Desa Sinar Rejeki juga tidak bisa menbantu menjelaskan tentang pengelolaan anggaran Dana Desa di Desa Sinar Rejeki.

Yang di ingat hanya pembagian BLT-DD sebanyak 80 kepala keluarga bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 di Desa Sinar Rejeki. Kata kasi kesra yang berinisial BD.

Banyak nya kejanggalan dan keanehan membuat awak media menduga kalau kepala Desa “Dr” sudah melakukan rekayasa pelaporan anggaran Dana Desa selama menjabat kepala Desa di Desa Sinar Rejeki, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

Setelah beberapa hari ramai pemberitaan media online tentang Dugaan Korupsi yang di Duga di lakukan oleh oknum kepala Desa yang berinisial “Dr”.

Oknum “Dr” kemudian mengundang beberapa media online, media elektronik dan Lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk melakukan konferensi Pers guna menjelaskan kalau pemberitaan tentang Dugaan korupsi anggaran Dana Desa yang terjadi di Desa Sinar Rejeki adalah tidak benar dan dirinya sudah bersih seakan- akan sudah di audit oleh pihak Inspektorat Lampung Selatan.

Untuk mengetahui sejauh mana hasil audit yang di lakukan oleh pihak Inspektorat Lampung Selatan di Desa Sinar Rejeki, Kecamatan Jati Agung, Tim awak media mendatangi kantor Inspektorat Lampung Selatan di kota Kalianda.

Di kantor Inspektorat Lampung Selatan, tim awak media di temuin dan di ajak ke ruangannya Irban 3 atas nama Bapak Anton, ” saya selaku irban 3 reguler,setau saya Desa Sinar Rejeki, Kecamatan Jati Agung, belum di audit untuk anggaran Dana Desa tahun 2019 dan tahun 2020.

Kalau yang Tahun 2018 sudah di audit, tapi untuk lebih memastikan nanti bisa di tanya kan lagi kepada Khairul Anwar Ibrahim selaku irban 5, kalau saya belum bisa memberikan keterangan lebih banyak lagi karena itu bukan bidang saya, kata irban 3 atas nama Anton lebih lanjut.

Mendengar penjelasan dari Inspektorat Lampung Selatan, tim awak media selanjutnya akan berkoordinasi dengan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), untuk segera melaporkan oknum kepala Desa Sinar Rejeki ke penegak Hukum atas Dugaan korupsi anggaran Dana Desa dan Dugaan melakukan ke bohongan Publik pengelolaan anggaran Dana Desa Tahun 2019.Bersambung.

Ketua Tim andika/Asep

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *