Jembatan Lama di Bongkar Jembatan Baru Belum di Bangun.

LINGGA. Keluahan Masyarakat Desa Pusek Minta Kontraktor Percepatkan Pembangunan Jembatan Akses Menuju Kampung Baru ke Kampung Tengah.

Ketua RT.03 Rw.06 yang akrap di sapa Ebet beserta warga Pusek setempat saat di jumpai Awak media di lapangan meminta agar kontraktor mempercepat pembangunan jembatan tersebut Ebet juga menyampaikan kalau masa pekerjaan pembangunan jembatan tersebut masih sekitar 2 bulan kedepan jika dipihak kontraktor seperti ini terus apa siap apa ngak nya pelabuhan tersebut saya juga ngak tau yang jelas saya mendapat informasi masa kerja nya tinggal dua bulan dan panjang jembatan tersebut 50mter dengan Anggaran Rp.1.977.777.000 .sedemikia yang di sampaikan Ebet Tgl.16/10/2020

Sekdes Desa Pusek Jumahat juga menambahkan bahwa sebelum nya jembatan akses menuju kampung baru ke kampung tengah dulunya ada jembatan lama yang di bangun pada tahun 2009 Anggaran dari P3DK dan Sekarang jembatan tersebut di roboh kontraktor yang tidak melalui musyawarah bersama masyarakat.tutupnya

Masmin selaku kades Desa Pusek saat di mintai keterangan awak media di kantor Desa Pusek, menyampaikan saya udah berusaha menghubungi kontraktor tersebut agar secepatnya melakukan pembangunan jembatan tersebut, dan tanggapan dari mereka hanya iya pak.tutup kades

Salah satu ibuk – ibuk warga setempat yang enggan disebutkan namanya disaat Awak media menuju ke lokasi pembangunan jembatan tersebut dengan nada lantang menyampaikan kepada awak media untuk memberitakan terkait keterlambatan pembangunan pelabuhan yang udah hampir 3 bulan dan yang miris lagi besinya nya udah karat.tutup ibuk

Sedikit tanggapan yang di sampaikan Sapar selaku camat Pusek saat di jumpai Awak media di kantor Kepala Desa Pusek, kontraktor tersebut sedang berusaha untuk segera melakukan pekerjaan jembatan tersebut,mungkin kalau ngak ada halangan sore ini alat peling mereka udah samapai.tutup camat

Abdul Gani / Atuang selaku pengusaha yang tinggal di bangsal mas saat di mintai keterangan awak media,dengan nada yang keras meminta kepada pihak kontraktor agar cepat menyelesaikan pekerjaan jembatan tersebut,karna di robohkan jembatan tersebut membuat masyarakat mengeluarkan uang tambahan untuk transportasi angkot dari kampung baru ke kampung tengah merogoh saku sebesar 5000 untuk biaya sampan dan pompong.tutup

 

Penulis: Taufik

Editor: Encek Taufik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *