Dusun Tengos Meriahkan HUT RI ke-75, Beraneka Ragam Lomba dan Sesuai Protokol Kesehatan

Rantau Tijang, Lintastoday.com—Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus jamak dirayakan dengan beragam lomba di berbagai daerah.

Seperti yang ada di dusun Tengos Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu, macam-macam perlombaan “17 Agustusan” tersebut beraneka ragam, Lomba masukin paku ke botol, makan kerupuk, tarik tambang , jalan bakiak, dan rebutan, lari karung.

Yang lebih seru acara puncak didusun Tengos, panjat pinang dimana pemuda-pemuda dusun tersebut semangat tuk memanjatnya, karena dari panitia menyediakan hadiah-hadiah menarik ketika sampai diatas puncaknya.

Lelaki, perempuan, anak-anak, tua dan muda biasanya ikut berpartisipasi. Bahkan hadiah untuk para pemenangnya pun juga disiapkan.

Akan tetapi tahun ini pandemi Covid-19 terjadi. Kegiatan masyarakat Indonesia lumpuh sejak Maret 2020 karena adanya pembatasan.

Ketua RT, Arif dan Wawan cs, odoy beserta segenap pemuda dusun Tengos Pekon rantau tijang, Kec Pardasuka, Kab Pringsewu Lampung memeriahkan HUT RI, akan tetap menjaga jarak dan protokol kesehatan.

“Menurut saya untuk jenis lombanya ada beberapa yang aman seperti balap karung dan makan kerupuk. tinggal dikasih jarak aman antar peserta.”

Akan tetapi menurutnya, sebelum memilih jenis lombanya, perlu dipastikan dulu kondisi di wilayahnya seperti apa. Apakah kondisi di wilayahnya sudah aman atau belum.

Tak hanya itu, karena lomba biasanya disaksikan banyak penonton, maka perlu ditata juga penontonnya.

Tak luput juga peringatan 17 agustusan hadir Mahmudin, bendahara pekon Rantau Tijang, beliau memberikan suport kepada anak-anak muda yang sedang ikut lomba.

Mahmudin menyampaikan “Jangan sampai lombanya aman tapi yang menonton tidak diatur atau dikendalikan,” kata Mahmudin.

Pihaknya menekankan untuk mengadakan perayaan dan perlombaan “17 Agustusan” harus sesuai protokol kesehatan, harus bisa mengendalikan dari semua aspek, baik perlombaan hingga penonton yang tertib, ujarnya.

Dari beberapa perlombaan satu demi satu yang telah dilaksanakan sampai selesai acara perlombaan yang di adakan dusun tengos.

Di penghujung acara yang dinanti-nanti ekspresi wajah anak-anak yang ikut serta perlombaan sangatlah senang ketika panitia mengumumkan pembagian hadiah.

Panitia sudah menyediakan dan mempersiapkan hadiah bagi pemenang lomba tersebut, hadiah yang akan di bagikan bermacam-macam.

Panitia pun memanggil sang juara untuk diberikan hadiah, ketua panitia penyelenggara lomba 17 Agustus memberikan hadiah kepada balap sandal bakiak, terangnya.

Tak lupa juga sesepuh Tengos abah Rohan memberikan hadiah pada putri calon kepala pekon Reanagata, sang putri saat diberikan oleh sesepuh Tengos sangat senang dan suatu kebanggaan pada dirinya.

Lanjut Mahmudin, “saya sebagai aparatur bendahara pekon Rantau Tijang mengucapkan banyak terima kepada Ketua RT dan pemuda pemudi dusun tengos dan para panitia yang dilibatkan telah memeriahkan 17 Agustus, dengan perlombaan untuk warga dusun tengos ini, dan sesepuh kita abah rohan yang turut andil di acara kita ini, ujar Mahmudin.(Asep/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *