Ditengah Wabah Virus Corona, Oknum Kepala Kampung Asyik Mancing

Tulang Bawang, Lintastoday.com–Penyebaran Virus Corona Covid 19 di berbagai negara yang diliput oleh berbagai media menyebabkan kekhawatiran dan keresahan masyarakat.

Hal ini merupakan respon yang sangat manusiawi, semua manusia menginginkan kesehatan dan keselamatan sehingga ketika sebuah keadaan terjadi dan mengancam maka sangat wajar apabila hal tersebut menimbulkan kekhawatiran.

Menurut data yang dikumpulkan oleh John Hopkins Universit, jumlah total kasus virus corona Covid-19 di seluruh dunia telah mencapai 271.629 kasus. Dari kasus-kasus tersebut, terjadi 11.282 kematian dengan 87.403 pasien sembuh.
Penyebaran Virus Corona Covid 19 di Indonesia sangat cepat dan sangat meresahkan.

Dalam waktu tidak sampai 1 bulan, ratusan orang telah positif dinyatakan terinfeksi dengan virus ini. Berbagai istilah kemudian dikenal seiring dengan upaya menghentikan penyebaran virus ini yaitu Orang dalam pemantauan (ODP), Pasien dalam Pengawasan (PDP), Social distancing, Isolasi mandiri, Karantina, Work From Home (WFH), Imported Case, Local transmission, Lockdown dan rapid test.
Saat suasana wabah virus Corona merajalela di Indonesia, apa saja akan dilakukan demi hobi. Termasuk saat hasrat memancing, beginilah kejadiannya ketika virus corona mewabah namun hobi mancing tak bisa ditahan lagi.

Sekarang ini yang terjadi di Kampung Mekar Jaya Kecamatan Banjar Baru, Kab. Tulang Bawang, media Lintastoday.com saat mendatangi balai kampung, Kepala kampung tidak ada ditempat, ketika kami tanyakan kesalahsatu staff, “ia mengatakan bapak sedang keluar” akhirnya tim media cari tahu keberadaan kepala kampung berada.

Akhirnya kami mendapatkan info dari warga, bahwa kepala kampung sedang dipemancingan salah satu kolam pemancingan Kampung Linggai, Tim media bergegas ketempat yang dituju.
Ditengah suasana menebarnya Virus Corona Covid-19 Kepala Kampung Mekar Jaya yang bernama Eko sedang asyik memancing dikolam pemancingan Kampung Linggai dan diwaktu yang sama saat di konfirmasi masalah anggaran dana DD tahun 2018 dan 2019 ia mengatakan bahwa ia jarang di tempat dia sibuk menguruskan lapak sawitnya di Indolampung.(Miswan/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *