AMRAN H.YAHYA : Saya Bersyukur Lahir dan Besar di Lingkungan Masyarakat Desa

TOLITOLILintastoday.com –  Dibalik kesederhanaan dan kerendahan hatinya,dalam pribadi seorang Amran H.Yahya telah tertanam karakter kepemimpinan yang kuat, mengakar sejak kecil dalam pergaulan masyarakat desa.

“Tepat di deker depan rumah orangtua saya di Soni, semasa saya kecil beliau selalu ngobrol dan bergaul dengan lingkungan di desa Soni, Kakanda Amran H.Yahya lahir dari rahim ibu yang selalu taat dengan prinsip moral sippakatau, sippakalebi, sipangainge, sippakatokong. Inilah yang menjadi contoh keteladanan beliau hingga saat ini, jangan biarkan orang baik berjuang sendiri,” tulis Andi Surahman, dalam komentarnya dilaman facebook, kamis (13/8/2020).

Dalam berbagai kesempatan, wartawan media mendapatkan sejumlah penegasan langsung dari sosok bakal calon Bupati Tolitoli Amran H.Yahya.

Menurutnya, karakter dan kepribadian seseorang itu terbentuk sejak kecil atas dasar pergaulan lingkungan dan didikan orangtua.

“Karenanya saya bersyukur dek, tumbuh dan besar dilingkungan masyarakat desa dan di didik oleh mendiang kedua orang tua saya,” kata Amran H Yahya dalam sebuah kesempatan belum lama ini.

Dikatakan, dalam pergaulan dirinya memegang prinsip tidak membeda-bedakan derajat, status, jabatan, karena semua itu hanya titipan yang bersifat sementara.

“Apalagi kita sadari, bahwa jabatan politik apapun itu kita dapatkan selain ijin Allah, juga merupakan amanah besar yang diberikan oleh orang-orang dari berbagai jenis agama, suku, golongan dan berbagai status sosial dan ekonomi, ” nilai Anggota DPRD Tolitoli itu.

Lanjut dikatakan, “Untuk apa kita mau menyombongkan diri, tanpa mereka (orang-orang yang memberi amanah-red) kita bukan apa-apa, kuncinya dalam hidup ini kita bangun dan terus jaga kebersamaan dan keakraban,” tandasnya.

Terkait pelaksanaan Pilkada Tolitoli yang akan dilaksanakan tanggal 9 desember 2020, Amran H. Yahya mengajak seluruh masyarakat untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban.”Karena suhu politik pasti akan naik menjelang pencoblosan, kita terutama tim, relawan dan simpatisan harus beri contoh keteladanan, jangan cederai hubungan silahturahmi antar sesama karena perbedaan kepentingan politik itu biasa dalam pesta demokrasi,,” ujar Amran H.Yahya.**

Editor : Irfan Pontoh

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *